Berita Terkini ...
Ganesha Publikasi Mandiri

Kalimat Acak Bergerak
Kami menerbitkan bukan hanya buku, tapi ide-ide yang bisa mengubah dunia.

Webinar Nasional Dinamika Komunikasi Publik di Era Digital

Ditulis oleh Redaksi GPM | 30 September 2025

Denpasar, 30 September 2025
Program Pascasarjana Ilmu Komunikasi Hindu Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar sukses menyelenggarakan Webinar Nasional bertajuk “Dinamika Komunikasi Publik di Era Digital”. Kegiatan ini dibuka oleh Direktur Pascasarjana UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar Prof. Dr. Dra. Relin Denayu Ekawati, M.Ag. Menghadirkan 2 narasumber pakar komunikasi yang membahas secara komprehensif peluang, tantangan, serta strategi komunikasi publik di tengah arus digitalisasi yang semakin pesat.

Keynote Speaker, Opening Speaker, Narasumber dan Moderator.

  1. Keynote Speaker Prof. Dr. Dra. Relin Denayu Ekawati, M.Ag.
    Dalam sambutannya menyampaikan webinar nasional komunikasi publik di era digital ini sangat penting untuk menghindari terjadinya misinformasi, penyebaran berita hoaks dan ujaran kebencian. Narasumber yang dihadirkan juga sangat berkompeten di bidang ilmu komunikasi sehingga menjadi ngematch. Komunikasi publik hendaknya dilakukan dengan mengedepankan etika dan sopan santun.
  2. Opening Speaker Dr. I Made Arsa Wiguna, SST.Par., M.Pd.H.
    Materinya bertema “Transformasi Komunikasi Publik di Era Digital”. Beliau menjelaskan bagaimana komunikasi publik telah berubah dari satu arah menjadi dialogis dan interaktif, didorong oleh media sosial dan algoritma big data. Di era digital, komunikasi publik menghadirkan peluang seperti keterbukaan informasi dan partisipasi masyarakat yang lebih luas, namun juga mengandung risiko hoaks, polarisasi opini, hingga kesenjangan literasi digital. Sebagai solusi, ia memperkenalkan konsep Pramāṇa sebagai dasar validasi informasi agar komunikasi publik tetap bijak dan dapat dipertanggungjawabkan.
  3. Narasumber 1 : Dr. Ni Made Ras Amanda Gelgel. S.Sos., M.Si dari Universitas Udayana
    Dalam paparannya berjudul “Tantangan Komunikasi Digital: Antara Misinformasi, Propaganda, dan Berita Baik”, Dr. Amanda menekankan bagaimana digitalisasi, konvergensi media, interaktivitas, hingga mobilitas informasi membentuk ekosistem baru komunikasi publik. Tantangan terbesar, menurutnya, adalah praktik untransparans campaign yang melibatkan manipulasi informasi, narasi terencana, dan pesan yang kabur. Ia menekankan pentingnya etika dan literasi digital sebagai fondasi komunikasi publik yang sehat.
  4. Narasumber 2 : Dr. I Gusti Ayu Ratna Pramesti Dasih, S.Sos., M.Si. dari Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar
    Membawakan materi “Strategi Mitigasi Risiko dalam Komunikasi Krisis: Antara Kepercayaan, Kredibilitas, dan Framing”, Dr. Ratna menekankan bahwa komunikasi krisis di era digital harus terstruktur untuk mencegah kerugian reputasi lembaga maupun individu. Tantangan utama adalah menjaga kepercayaan publik dan kredibilitas di tengah reaksi netizen yang sering tak terkendali. Ia menawarkan strategi mitigasi berbasis identifikasi isu potensial, penguatan framing positif, serta menjaga konsistensi transparansi agar kepercayaan publik tetap terjaga.
  5. Moderator : Ida Ayu Made Ratih Prabadewi, M.Pd.H

Tujuan dan Dampak Webinar
Webinar ini bertujuan untuk:

  1. Meningkatkan pemahaman peserta tentang pentingnya komunikasi publik di era digital.
  2. Mendiskusikan konsep kebebasan dan etika dalam konteks komunikasi publik.
  3. Memberikan wawasan dari para ahli dan praktisi di bidang komunikasi dan media.
  4. Memfasilitasi pertukaran ide dan pengalaman melalui sesi call for paper.
Ketua panitia I Nyoman Buda Asmara Putra, M.I.Kom. mengatakan webinar ini diikuti oleh 114 peserta dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari akademisi, mahasiswa, hingga praktisi komunikasi. Antusiasme peserta menunjukkan urgensi pembahasan komunikasi publik di era digital, terutama ketika ruang publik semakin dipengaruhi oleh media sosial, algoritma, dan arus informasi yang tidak selalu tervalidasi. Webinar nasional ini juga membuka Call For Paper dengan 5 topik yaitu : 1) Komunikasi Krisis dan Mitigasi Risiko di Era Digital, 2) Perubahan Pola Komunikasi Publik melalui Platform Digital, 3) Misinformasi, Disinformasi, dan Propaganda di Media Digital, 4) Etika, Literasi Digital, dan Keberlanjutan Komunikasi Publik, 5) Inovasi Teknologi, dan Masa Depan Komunikasi Publik. Buda juga menegaskan bahwa Webinar ini diselenggarakan sebagai ruang diskusi dan refleksi atas berbagai tantangan dan peluang komunikasi publik di era digital. Acara ini akan mengulas bagaimana komunikasi publik bertransformasi dalam konteks digital, strategi menjaga etika dan kepercayaan di ruang publik virtual, hingga peran generasi muda dalam membangun wacana yang konstruktif. Dengan menghadirkan narasumber yang kompeten di bidang komunikasi, media, dan teknologi digital, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan perspektif baru sekaligus solusi praktis bagi para peserta. Webinar ini juga ditujukan untuk menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa komunikasi publik di era digital bukan hanya soal kecepatan menyampaikan pesan, tetapi juga soal kualitas, akurasi, dan tanggung jawab sosial. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong terbentuknya ekosistem komunikasi publik yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan, sesuai dengan tuntutan perkembangan masyarakat di era digital.

Slide Animasi
gambar1
gambar2
gambar3
gambar4
gambar5
gambar6

Melalui webinar nasional ini, Program Pascasarjana Ilmu Komunikasi Hindu Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar berharap dapat memperkuat kontribusi akademik dan praktis dalam membangun komunikasi publik yang transparan, kredibel, dan beretika di era digital. (bap)

Snow

W3.CSS

Dewan Redaksi

Redaktur : [ PA Gotama ]
Account Executive : [ MC Gayatri ]
Executive Consultant : Prof. Ketut Sumadi
Creative Consultant : [ PG Sukarata ]


Profile Kami
Perizinan

© Ganesha Publisher. All Rights Reserved.

Design by GeTri Rumah Produksi

Distributed by Ganesha Publikasi Mandiri